Motivasi Saudagar Muda, JK Kenang Perjalanan Bisnis Kalla Group Berawal dari Pasar

Dokumentasi

Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 HM Jusuf Kalla menyampaikan sambutan dalam pembukaan pertemuan saudagar Bugis Makassar di Sandeq Hotel Claro Jalan AP Pettarani Makassar Sabtu (14/5/2022) pagi.

-- Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 HM Jusuf Kalla hadir membuka (PSBM) ke-22 di Sandeq Ballroom Hotel Claro Jalan AP Pettarani Makassar Sabtu (14/5/2022) pagi.

Ia hadir dampingi sang istri Mufidah Jusuf Kalla.

Di hadapan para saudagar Bugis Makassar, ia mengenang perjalanan bisnis Kalla Group yang bermula dari dagang pasar di Bone.

Hal itu disampaikan untuk jadi motivasi di hadapan para saudagar Bugis Makassar muda.

"Almarhum bapak saya Haji Kalla memulai usaha dari Pasar Bajoe Bone. Semua dimulai dari pasar," katanya.

JK mengatakan banyak belajar pengalaman usaha saat membantu ayahnya berjulan di pasar.

Baginya terjun langsung berdagang di lapangan memberi pengalaman berharga dalam menekuni dunia usaha.

Pengalaman seperti itu bagi JK tidak diperoleh dalam pendidikan formal di bangku sekolah.

"Saya kecil pulang sekolah SD di Bone, saya singgah di tokoh bapak saya, hitung uang masuk di pasar. Singgah satu dua jam bantu bapak berdagang kain," katanya.

"Sekolah memang harus teratur, tapi pengalaman jadi guru terbaik. Ketika pindah ke Makassar, apabila pulang sekolah, saya bantu bapak saya," lanjutnya.

JK melanjutkan, salah satu kunci kesuksesan bisnis Kalla Group adalah pendidikan dalam lingkup keluarga, bagaimana mengajarkan pengalaman lapangan kepada generasi berikutnya.

Ketika JK melanjutkan usaha Kalla Group, ia juga melakukan hal serupa kepada generasi ketiga, putranya Solihin JK.

"Saya ingat bapak saya begitu. Bapak saya bilang sini duduk dengarkan, itu pelajaran terkuat. Ketika saya urus proyek waktu Solihin berumur 6 tahun, saya ikutkan ke Jepang," kata JK.

Kalla Group akan berusia 70 tahun pada 18 Oktober 2022 ini.

Saat ini Kalla Group dipimpin generasi ketiga.

Dimulai dari Hadji Kalla (1952-1970-an), Jusuf Kalla (1970-1999), Fatimah Kalla (2000-2017), hingga kini Solihin Jusuf Kalla (2018-sekarang).

Sekadar diketahui, perjalanan Kalla sebagai Group perusahaan bermula saat Haji Kalla dan Hajjah Athirah Kalla menjalankan usaha di bidang tekstil di Kota Watampone Sulsel hingga tahun 1951.

Haji Kalla kemudian merambah usaha perdagangan ke Makassar pada 18 Oktober 1952.

Pada tahun 1967, Haji Kalla menyerahkan tongkat kepimpinan bisnisnya kepada putranya, Jusuf Kalla.

Saat Jusuf Kalla diangkat sebagai Menteri Perdagangan dan Perindustrian tahun 1999 era Presiden Gus Dur.

Maka saat itu JK menyerahkan kepemimpinan perusahaan kepada adiknya, Fatimah Kalla.

Di awal 2000-an, Fatimah melakukan trasnformasi PT Hadji Kalla menjadi Kalla Group.

Pada tahun 2018, Kalla Group kembali melakukan pergantian kepemimpinan perusahaan dari Fatimah Kalla ke Solihin Jusuf Kalla sebagai presiden director Kalla Group.

Pergantian kepemimpinan ini menandai transformasi di berbagai lini bisnis.

Mulai dari bidang struktural, sumber daya manusia, sistem, dan juga pengembangan perusahaan ke depan. (cr2)

Halaman sebelumnya

Komentar
Komentar Anda...