Mohamad Sobary Katakan Anies Baswedan Tidak Bisa Kerja, Anggota TGUPP Tatak Ujiyati Bilang Begini

Reporter: Tiyo Bayu Nugro |

Editor: Tiyo Bayu Nugro |

Sabtu 07-05-2022,09:51 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.-Facebook/Anies Baswedan-

JAKARTA, FIN.CO.ID - Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Tatak Ujiyati bilang sesuatu dalam menyoroti pernyataan budayawan Mohamad Sobary tentang Anies Baswedan yang tidak bisa kerja.

Tatak Ujiyati menyampaikan opininya lewat cuitan pada akun media sosial Twitter pribadinya dengan bernama @tatakujiyati.

Anggota TGUPP itu memang diketahui aktif dalam menggunakan platform tersebut guna melontarkan sudut pandang pribadinya.

Kini Tatak Ujiyati angkat bicara terhadap pernyataan Mohamad Sobary yang mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak bisa kerja.

Hal ini tak lepas dari cuitan pegiat media sosial Chusnul Chotimah yang membagikan pemberitaan tentang Anies Baswedan.

Isi berita tersebut menjelaskan kalau budayawan Mohamad Sobary pernah jadi atasan Anies Baswedan dan menilai anak buahnya itu tidak bisa kerja.

Tatak Ujiyati dengan telaten memberikan pemahaman ke Chusnul Chotimah dan publik terhadap kabar tersebut.

"Indonesia Governance Indeks salah satu produk unggulan dari Partnership for Governance Reform, kantor tempat Pak Sobary jd Direktur & Pak Anies jadi Chief of Cluster itu, digagas oleh Pak Anies," tulis Tatak, Kamis (5/5/2022).

"Gitu kok dibilang nggak bisa kerja. Saya saksinya. Pak Sobary ini amnesia apa ya?," heran anggota TGUPP tersebut.

Lebih lanjut Tatak juga membeberkan capaian Anies Baswedan kala masih bekerja di tempat tersebut.

"Indonesia Governance Index digagas th 2007 Pak Anies untuk Lembaga Partnership for Governance Reform (PGR) tempat Pak Sobary jd Direktur," kata Tatak.

"Program unggulan PGR smp bertahun-tahun kemudian, IGI tak dipungkiri legacy Pak Anies. Amnesia yang bilang Anies gak bisa kerja," sambungnya.

Komentar
Komentar Anda...