Amati Kunjungan Sandi, Kubu Jokowi Sebut Sulsel Seksi

RUDY PIETER GONI. Kunjungan Sandi di Makassar untuk kesekian kalinya ini, mendapat perhatian dari kubu calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1, Joko Widodo-Maruf Amin di Sulsel. Foto: Luqman Zainuddin/SINDOnews

- Calon Wakil Presiden RI nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno kembali berkunjung ke sedikitnya tujuh titik di Makassar hari ini, Sabtu (26/1/2019).

Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja (KIK), mengaku tak lengah terhadap kegiatan kandidat 02 itu di Makassar.

"Kehadiran pak Sandi akan menjadi cermatan, bahwa Sulsel ini daerah seksi, kita tidak boleh lengah, tidak boleh tepuk dada, justeru kita harus semakin rajin turun ke bawah, rajin door to door, rajin hand to hand, rajin hard to hard, gitu," ucap wakil sekretaris TKD KIK Sulsel, Rudy Pieter Goni lewat sambungan selulernya, Jumat (25/1/2019).

Walau begitu, Rudy tetap menyampaikan ucapan selamat datangnya untuk Sandi di kota Makassar. Di sisi lain, Rudy menyebut bahwa kedatangan Sandi di Sulsel, merupakan strategi untuk meraup suara pemilih Sulsel. Tapi, pihaknya pun tetap menjalankan strategi yang ada.

"Masing-masing punya strategi. Ini kompetisi terbuka. Bebas, melakukan kegiatan. Kami juga. Masing-masing punya taktik dan strategi. Cuma kan, kedatangan pak Sandi berkali-kali menunjukkan bahwa Sulsel ini daerah seksi. Itu juga semakin menambah energi untuk bekerja lebih baik lagi," sambung anggota DPRD Sulsel ini.

Hanya memang, menurut Rudy, TKD sama sekali tidak panik dengan kunjungan berkali-kali Sandi di Sulsel. Sebab, variabel pendukung Jokowi - Ma'ruf di Sulsel dinilai cukup padat. Salah satunya adalah Jusuf Kalla, putra daerah, sekaligus Wakil Presiden RI.

"Tanpa mengurangi rasa hormat, kami kan punya kekuatan, ada pak Jusuf Kalla, ada pak Nurdin Abdullah, ada pak Amran Sulaiman, ada pak Syahrul Yasin Limpo, ada pak Nurdin Halid, Andi Ridwan Wittiri. Tokoh-tokoh ini, cukup didengarlah di Sulsel. Jadi, kita masih optimis," pungkas legislator PDI Perjuangan ini.